Buruan, Penginapan di Pulau Seribu Nyaris Ludes!

Jumat, 25 Juli 2014

Buruan, Penginapan di Pulau Seribu Nyaris Ludes!

Jembatan Cinta
Pulautidunggo.com, Pulau Tidung - Menjelang hari raya Idul Fitri yang jatuh pada Senin (28/7/2014) mendatang, ratusan tempat penginapan yang terdiri dari resort atau home stay di Kabupaten Kepulauan Seribu hampir penuh dipesan wisatawan.


Dari 430 lokasi penginapan yang tersebar di lima wilayah, yakni Pulau Pramuka, Tidung, Pari, Harapan dan Untung Jawa, hanya Pulau Pramuka dan Tidung saja yang masih tersedia penginapan. Itu pun hanya sebesar 10 persen saja yang tersedia. Apabila dihitung dari jumlah keseluruhan penginapan, maka jumlah penginapan yang masih tersedia ada 43 tempat.

Micky Musleh (29) Ketua Asosiasi Jasa Wisata Kepulauan Seribu mengatakan, pemesanan tempat penginapan sudah dibuka sejak bulan lalu. Adapun batas terakhir pemesanan akan berakhir pada pekan ini. Micky mengatakan, biasanya para wisatawan akan mulai berlibur dari H-1 hingga H+4.

Micky memperkirakan, bakal terjadi kepadatan calon penumpang yang hendak ke pulau di Pelabuhan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara pada Minggu (27/8/2014). Oleh karenanya, Micky berharap agar Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu bisa mengerahkan bantuan kapal guna mengakomodasi kepadatan calon wisatawan di Muara Angke.

"Prediksi kami 10 persen penginapan yang masih tersisa akan penuh pada minggu ini atau akhir pekan ini," kata Micky pada Senin (21/7).

Bagi masyarakat yang hendak berlibur, namun tempat penginapan telah penuh, pihak penyedia jasa akan memasukannya ke daftar tunggu (waiting list--Red). Apabila ada wisatawan yang telah memesan, lalu membatalkan pemesananya itu, penyedia jasa akan menghubungi calon wisatawan yang masuk dalam daftar tunggu.

Berdasarkan pengalaman tahun lalu, kata Micky, jumlah wisatawan yang datang liburan ke pulau mencapai 20.000 orang. Adapun mereka didominasi dari kalangan non muslim atau Tionghoa. Kepada para penyedia jasa, kata Micky, mereka beralasan sengaja berlibur ke pulau karena Pembantu Rumah Tangga (PRT) yang dipekerjakannya sedang mudik ke kampung.

"Karena pembantunya banyak yang mudik selama 3-5 hari pas lebaran, jadi mereka menyempatkan diri untuk liburan ke pulau. Di sini mereka tidak perlu repot untuk membersihkan tempat tinggal, karena akan dibersihkan oleh penyedia penginapan tersebut," ujar Micky.